Beranda » Atap Spandek » Harga Atap Spandek Tangerang dan Perhitungan Kebutuhan
click image to preview activate zoom

Harga Atap Spandek Tangerang dan Perhitungan Kebutuhan

Stok Tersedia
Kategori Atap Spandek

Jagkauan

Kota Tangerang Banten (Kecamatan Batuceper, Kecamatan Benda, Kecamatan Cibodas, Kecamatan Ciledug, Kecamatan Cipondoh, Kecamatan Jatiuwung, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Karawaci, Kecamatan Larangan, Kecamatan Neglasari, Kecamatan Periuk, Kecamatan Pinang / Penang, Kecamatan Tangerang)

Tentukan pilihan yang tersedia!
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Harga Atap Spandek Tangerang dan Perhitungan Kebutuhan

Atap Spandek Tangerang adalah jenis atap yang terbuat dari bahan metal berlapis seng (zinc) atau almunium. Jenis Atap ini sangat populer digunakan untuk bangunan rumah, ruko, gudang, dan gedung karena memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan atap dari bahan lain.

Atap spandek memiliki bentuk gelombang sehingga kuat, tahan lama, dan mampu menahan beban. Selain itu, atap ini ringan, mudah dipasang, anti bocor, dan relatif lebih murah dibandingkan dengan atap dari bahan lain seperti genteng atau sirap. Oleh karena itu, atap spandek banyak dipilih sebagai atap bangunan modern saat ini.

Kelebihan Atap Spandek

Atap spandek memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis atap lainnya:

Ringan

Atap spandek terbuat dari bahan metal berlapis zinc dan aluminium yang membuatnya memiliki berat ringan. Berat spandek hanya sekitar 5,8 kg per m2, jauh lebih ringan dibandingkan genteng tanah liat atau genteng beton yang bisa mencapai 30-40 kg per m2. Berat yang ringan ini memudahkan dalam proses pemasangan dan transportasi. Selain itu, atap yang lebih ringan juga mengurangi beban pada konstruksi bangunan.

Tahan lama

Atap spandek memiliki masa pakai yang panjang, bisa mencapai lebih dari 20 tahun. Lapisan zinc dan aluminium pada spandek mampu melindungi baja di dalamnya dari karat dan korosi. Atap spandek juga tahan terhadap panas, hujan, dan sinar UV sehingga warnanya tidak mudah pudar. Dengan perawatan berkala, umur spandek bisa bertahan lebih lama lagi.

Beragam warna

Atap spandek tersedia dalam berbagai pilihan warna, mulai dari warna cerah seperti merah, biru, hijau, hingga warna gelap seperti hitam dan coklat. Pilihan warna yang beragam memudahkan untuk menyesuaikan dengan desain bangunan. Warna cerah bagus untuk bangunan modern, sementara warna gelap cocok untuk bangunan klasik atau minimalis.

Mudah dipasang

Pemasangan atap spandek cukup mudah dan cepat karena bentuknya yang fleksibel dan ringan. Tidak diperlukan alat berat untuk mengangkat spandek ke atas atap. Cukup beberapa orang pekerja saja yang dibutuhkan untuk memasang spandek dengan rapi dan benar. Tidak membutuhkan keahlian khusus, cukup mengikuti instruksi pemasangan dari produsen.

Jenis Atap Spandek

Atap spandek tersedia dalam berbagai jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Beberapa jenis atap spandek yang populer antara lain :

1. Atap spandek zincalume

Tidak hanya digunakan untuk atap rumah, material spandek zincalume juga kerap digunakan untuk atap kanopi. Spandek jenis ini memiliki dua pilihan pola, gelombang besar dan gelombang kecil. Zincalume merupakan salah satu produk baja terberat yang tahan terhadap korosi dan goresan sehingga tak mudah rusak.

2. Atap spandek pasir

Jenis atas spandek kedua adalah spandek pasir yang kerap digunakan pada perumahan berdesain minimalis dan dipadukan dengan struktur atap baja ringan. Dibandingkan dengan bahan sebelumnya, atap spandek pasir memiliki bobot yang ringan dan memiliki kemampuan meredam suara yang lebih baik.

3. Atap spandek transparan

Jenis atap ini cocok untuk area yang membutuhkan cahaya matahari lebih, seperti tempat laundry di rumah. Atap spandek transparan terbuat dari material plastik dengan harga yang lebih murah dan lebih ringan dipasang.

4. Spandek laminasi

Tipe atap spandek ini terbuat dari aluminium dan dilengkapi dengan lapisan foil. Dibandingkan yang lainnya, spandek laminasi lebih kuat akan benturan.

5. Spandek lengkung

Sesuai dengan namanya, jenis atap spandek ini dapat diaplikasikan pada bangunan yang melengkung. Bentuk lengkungan dapat disesuaikan dengan bentuk rumah.

6. Atap spandek warna

Atap spandek warna bisa menjadi pilihan jika Anda tak begitu menyukai atap polos. Terbuat dari material zincalume, atap spandek warna memiliki pelapis dengan banyak pilihan warna, seperti kuning, merah, atau biru. Proses modifikasi warna ini dilakukan dengan cara coating sehingga warnanya tak mudah pudar sehingga harganya lebih mahal daripada tipe biasa.

7. Atap spandek kliplok

Jenis atap spandek lainnya adalah kliplok yang memiliki teknologi pengunci dan pengikat di atapnya. Teknologi ini memudahkan Anda untuk proses pemasangan dan lebih tahan terhadap bocor.

 Baca juga : Harga U Ditch Tangerang

Ukuran dan Berat Atap Spandek

Atap spandek memiliki berbagai ukuran lebar dan panjang lembaran, tebal, serta berat per m2. Beberapa ukuran standar atap spandek antara lain:

  • Lebar lembaran: 60 cm, 90 cm, 120 cm
  • Panjang lembaran: 200 cm, 250 cm, 300 cm
  • Tebal: 0,35 mm, 0,40 mm, 0,50 mm
  • Berat per m2: sekitar 5 kg hingga 7 kg tergantung ketebalannya

Ukuran lebar dan panjang lembaran spandek bervariasi agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan atap bangunan. Semakin lebar lembarannya, semakin sedikit sambungan yang dibutuhkan sehingga pemasangan menjadi lebih cepat.

Tebal atap spandek juga divariasikan dari 0,35 mm hingga 0,50 mm. Semakin tebal, semakin kuat dan awet spandek tersebut. Namun tentu harganya juga semakin mahal.

Berat per m2 atap spandek biasanya sekitar 5-7 kg. Berat ini cukup ringan sehingga tidak memberati konstruksi atap. Namun tetap kuat dan kokoh untuk melindungi bangunan dari hujan dan panas.

Dengan berbagai pilihan ukuran dan ketebalan, atap spandek dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran proyek. Ukuran dan berat yang tepat akan memastikan performa atap yang optimal.

Harga Atap Spandek di Tangerang

Atap spandek merupakan salah satu jenis atap metal yang populer digunakan di Tangerang. Harga atap spandek di Tangerang cukup terjangkau dan bersaing.

Harga atap spandek per lembar di Tangerang umumnya berkisar antara Rp 80.000 – Rp 120.000 per m2. Berikut adalah daftar lengkap harga atap spandek di Tnagerang berbagai jenis ;

Tipe & SpesifikasiHarga
Spandek Pasir 0.50 mmRp. 111.000 per meter
Spandek Tebal 0.50 mmRp. 108.000 per meter
Spandek Pasir 0.45 mmRp. 101.000 per meter
Spandek Warna 0.50 mmRp. 99.000 per meter
Spandek Tebal 0.45 mmRp. 98.000 per meter
Spandek Pasir 0.40 mmRp. 91.000 per meter
Zincalume 0.5 mmRp. 89.000 per meter
Spandek Warna 0.45 mmRp. 88.500 per meter
Spandek Tebal 0.40 mmRp. 83.000 per meter
Spandek Pasir 0.35 mmRp. 81.000 per meter
Zincalume 0.45 mmRp. 79.000 per meter
Spandek Warna 0.40 mmRp. 78.500 per meter
Zincalume 0.40 mmRp. 75.500 per meter
Spandek Tebal 0.35 mmRp. 72.000 per meter
Spandek Warna 0.35 mmRP. 69.000 per meter
Spandek Tebal 0.30 mmRp. 62.500 per meter
Zincalume 0.35 mmRp. 60.000 per meter
Spandek Warna 0.30 mmRp. 59.000 per meter
Spandek Tebal 0.25 mmRp. 52.000 per meter
Zincalume 0.30 mmRp. 50.000 per meter

Harga ini dapat bervariasi tergantung dari beberapa faktor :

  • Ukuran atap spandek – Semakin lebar dan panjang lembaran atap spandek, maka semakin mahal harganya.
  • Ketebalan atap spandek – Ketebalan atap spandek standar adalah 0,35mm. Semakin tebal ketebalannya, maka harganya juga semakin mahal.
  • Jenis lapisan atap spandek – Atap spandek dengan lapisan galvalum tentu lebih mahal dibandingkan dengan yang tanpa lapisan.
  • Merek atap spandek – Ada beberapa merek atap spandek yang lebih terkenal seperti Decra, Maxdeck, dan BJLS. Produk dengan merek tertentu biasanya sedikit lebih mahal.
  • Jumlah pembelian – Jika membeli atap spandek dalam jumlah banyak atau partai besar, biasanya akan mendapatkan potongan harga.
  • Lokasi toko material – Harga atap spandek di toko material besar biasanya sedikit lebih murah dibandingkan dengan di toko kecil.

Dengan budget Rp 100.000 per m2, kita sudah bisa mendapatkan atap spandek berkualitas baik di Tangerang. Pastikan membandingkan harga di beberapa toko sebelum memutuskan untuk membeli.

Perhitungan Kebutuhan Atap Spandek

Untuk menghitung kebutuhan atap Spandek, ada beberapa rumus yang perlu diketahui:

Rumus Perhitungan

  • Luas atap = panjang x lebar
  • Jumlah lembar atap Spandek = Luas atap : Luas per lembar
  • Panjang Spandek standar = 710 cm
  • Lebar Spandek standar = 95 cm
  • Luas per lembar = Panjang x Lebar
    = 710 cm x 95 cm
    = 67.450 cm2

Contoh Kasus

Sebagai contoh, untuk atap dengan ukuran:

  • Panjang atap: 8 m
  • Lebar atap: 6 m

Maka,

  • Luas atap = panjang x lebar
    = 8 m x 6 m
    = 48 m2

  • Jumlah lembar atap Spandek yang dibutuhkan
    Luas atap : Luas per lembar
    = 48 m2 : 0,674 m2
    = 71,2 lembar (dibulatkan ke atas menjadi 72 lembar)

Jadi untuk atap dengan ukuran panjang 8 m dan lebar 6 m dibutuhkan 72 lembar atap Spandek dengan ukuran standar.

Dengan mengetahui rumus perhitungan dan melakukan contoh kasus di atas, kita dapat memperkirakan jumlah kebutuhan atap Spandek dengan mudah dan akurat.

Cara Memasang Atap Spandek

Persiapan

Sebelum memasang atap spandek, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan:

  • Pastikan konstruksi rangka atap sudah selesai dan kuat untuk menahan beban atap spandek. Biasanya rangka atap menggunakan kayu atau baja ringan.
  • Ukur panjang dan lebar atap yang akan dipasangi spandek agar bisa menghitung jumlah lembar spandek yang dibutuhkan.
  • Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti gergaji besi, bor, obeng, tangga, dan lainnya.
  • Bersihkan rangka atap dari kotoran atau debu agar spandek bisa menempel dengan baik.

Peralatan

Beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk memasang atap spandek:

  • Gergaji besi untuk memotong spandek sesuai ukuran yang diinginkan
  • Bor dan sekrup untuk mengencangkan spandek ke rangka atap
  • Obeng untuk membuka dan mengencangkan mur dan baut
  • Tangga untuk naik ke atap
  • Sarung tangan untuk melindungi tangan
  • Helm pengaman untuk keselamatan kerja

Tahapan Pemasangan

Berikut ini tahapan dalam memasang atap spandek:

  • Ukur panjang dan lebar atap, hitung berapa lembar spandek yang dibutuhkan
  • Letakkan spandek di atas rangka atap, biasanya dimulai dari bawah ke atas dan dari kiri ke kanan
  • Potong spandek dengan gergaji besi sesuai ukuran yang diinginkan
  • Pasang karet sealant di sepanjang tepian spandek agar tidak bocor saat hujan
  • Lubangi spandek sesuai pola lubang pada rangka atap
  • Kencangkan spandek ke rangka atap menggunakan sekrup agar tidak goyang
  • Pastikan tidak ada celah antar lembaran spandek
  • Pasang rangka kayu penutup pada ujung atap spandek sebagai finishing
  • Lakukan pengecekan ulang untuk memastikan spandek terpasang dengan kuat dan rapi

Demikian tahapan cara memasang atap spandek yang baik dan benar. Pastikan pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli agar hasilnya maksimal.

Perawatan Atap Spandek

Perawatan yang rutin sangat penting untuk menjaga atap Spandek tetap awet dan berfungsi dengan baik. Beberapa tips perawatan atap Spandek:

Cara Membersihkan dan Merawat Agar Awet

  • Bersihkan atap Spandek secara berkala, minimal 2 kali dalam setahun, terutama saat musim kemarau. Gunakan air bersih dengan tekanan sedang. Hindari penggunaan air keras atau asam untuk mencegah korosi.
  • Periksa kondisi atap secara rutin, terutama setelah hujan deras atau badai, untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran. Perbaiki segera jika menemukan masalah.
  • Pastikan talang dan saluran pembuangan air berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang di atap. Genangan air dapat mempercepat korosi.
  • Lapisi atap dengan cat anti karat atau waterproofing secara berkala untuk melindungi dari korosi dan lumut. Ikuti anjuran produsen cat untuk durasi pengecatan ulang.
  • Hindari menginjak atap secara berlebihan karena dapat menyebabkan lekukan dan kerusakan. Gunakan papan injak jika memang diperlukan untuk naik ke atap.
  • Periksa dan kencangkan baut sambungan atap secara berkala agar tidak longgar. Longgarnya sambungan dapat menyebabkan kebocoran.
  • Potong pohon yang dekat dengan atap untuk mencegah dedaunan menumpuk dan mengakibatkan korosi.

Dengan perawatan yang tepat, atap Spandek bisa bertahan hingga puluhan tahun. Lakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin agar atap tetap awet dan berfungsi dengan optimal.

Baca juga : Harga Atap Spandek Jakarta Barat

Kesimpulan

Atap Spandek merupakan salah satu jenis atap metal yang populer digunakan di Indonesia karena harganya yang terjangkau dan mudah dipasang. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam memasang atap Spandek antara lain:

  • Pilih jenis dan ketebalan Spandek yang sesuai dengan kebutuhan. Spandek yang paling umum digunakan adalah dengan ketebalan 0,35 mm hingga 0,5 mm.
  • Hitung kebutuhan atap Spandek dengan benar agar tidak kekurangan atau kelebihan material. Perhitungan didasarkan pada ukuran atap yang akan dipasangi Spandek.
  • Gunakan rangka atap baja ringan yang kuat untuk menopang atap Spandek. Pastikan ikatan antara rangka dan atap Spandek dilakukan dengan benar agar tidak mudah lepas.
  • Lakukan perawatan berkala pada atap Spandek seperti pembersihan dan pengecatan ulang agar atap awet dan tidak mudah berkarat.
  • Pilih jasa pemasang atap Spandek yang profesional dan berpengalaman agar pemasangan dilakukan dengan benar.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, atap Spandek dapat bertahan lama dan memberikan perlindungan optimal bagi bangunan.

 

Tags:

Harga Atap Spandek Tangerang dan Perhitungan Kebutuhan

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 32 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Azis
● online
Azis
● online
Halo, perkenalkan saya Azis
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja